Jumat, 29 Maret 2013

PERUBAHAN ANATOMIS DAN ADAPTASI FISIOLOGIS PADA IBU HAMIL TRIMESTER I, II DAN III



MAKALAH

ASUHAN KEBIDANAN I

PERUBAHAN ANATOMIS DAN ADAPTASI FISIOLOGIS PADA IBU HAMIL TRIMESTER I, II DAN III PADA PERUBAHAN BERAT BADAN DAN INDEK MASA TUBUH, DARAH DAN PEMBEKUAN DARAH, SERTA SISTEM PERSYARAFAN



 

akbid wimisada

 

 

 

 


DISUSUN OLEH :

KELAS FIBULA KELOMPOK 5

1.      ARISMA ARIF GUNITA SARI              (1240100248)

2.      NI MADE SRI PRAYONI                      (1240100294)

3.      PUTRI PONCO BADRULATUS S        (1240100303)

4.      RATNA ANGGRAINI                            (1240100305)

5.      TITIK MUCHLISIN                               (1240100326)

6.      UMNIATI HADI                                     (1240100330)

 

PRODI D III KEBIDANAN

AKADEMI KEBIDANAN WIYATA MITRA HUSADA

KERTOSONO – NGANJUK

2013


 

KATA PENGANTAR


Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada kami sehingga kami berhasil menyelesaikan Makalah ini yang alhamdulillah tepat pada waktunya yang berjudul “Perubahan Anatomis dan Adaptasi Fisiologis pada Ibu Hamil Trimester I, II dan III pada Perubahan Berat Badan dan Indek Masa Tubuh, Darah dan Pembekuan Darah, serta Sistem Persyarafan


Makalah ini berisikan tentang perubahan-perubahan yang terjadi pada Ibu Hamil trimester I, II dan III pada berat badan dan indek masa tubuh, darah dan pembekuan darah, dan sistem persyarafan.


Diharapkan Makalah ini dapat memberikan informasi kepada kita semua tentang perubahan-perubahan anatomis dan adaptasi fisiologis pada ibu hamil trimester I, II, dan III. Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu kami harapkan demi kesempurnaan makalah ini.


Akhir kata, kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan makalah ini dari awal sampai akhir. Semoga Allah SWT senantiasa meridhai segala usaha kita. Amin.


Nganjuk, Maret 2013
Penyusun





DAFTAR ISI

 


Halaman Judul .................................................................................................          i

Kata Pengantar ...............................................................................................         ii

Daftar Isi .........................................................................................................        iii

 

BAB I PENDAHULUAN ..............................................................................         1

1.1  Latar Belakang ...............................................................................         1

1.3 Tujuan Penulisan  .............................................................................         1

 

BAB II TINJAUAN TEORI ...........................................................................         2

2.1 Berat Badan  dan Indek Masa Tubuh................................................         2

2.2 Darah dan Pembekuan Darah ..........................................................         6

2.3 Sistem Persyarafan...........................................................................         8

 

BAB III PENUTUP.........................................................................................       11

3.1 Kesimpulan .....................................................................................       11

3.2 Saran ..............................................................................................       12

 

DAFTAR PUSTAKA ....................................................................................       13

 

BAB I
PENDAHULUAN

1.1       LATAR BELAKANG
Proses kehamilan sampai kelahiran merupakan rangkaian dalam satu kesatuan yang dimulai dari konsepsi, nidasi, pengenalan adaptasi ibu terhadap nidasi, pemeliharaan kehamilan, perubahan endokrin sebagai persiapan menyongsong kelahiran bayi dan persalinan dengan kesiapan untuk memelihara bayi. Dalam menjalani proses kehamilan tersebut, ibu hamil mengalami perubahan- perubahan anatomi dan fisiologi pada tubuhnya sesuai dengan usia kehamilannya. Mulai dari trimester I, sampai dengan trimester III kehamilan. Perubahan-perubahan anatomi dan adaptasi fisiologi tersebut diantaranya adalah perubahan Berat Badan dan Indek Masa Tubuh, Darah dan Pembekuan Darah, Serta Persyarafan. Selama perubahan-perubahan yang sifatnya masih fisiologis atau memang normal terjadi dalam proses kehamilan berlangsung ringan dan tak mengganggu aktivitas, dianggap normal. Sebaliknya bila gejala-gejala tersebut mulai berlebihan dan menyebabkan masalah dalam kehidupan sehari-hari, seperti mengganggu aktivitas bukan hal yang normal lagi.

1.2      TUJUAN PENULISAN
1.2.1        Tujuan Umum
Untuk mengetahui perubahan anatomi dan adaptasi fisiologi pada ibu hamil trimester I, II, dan III yaitu Perubahan Berat Badan dan Indek Masa Tubuh, Darah dan Pembekuan Darah, Serta Persyarafan..
1.2.2        Tujuan khusus
1.    Sebagai media informasi bagi masyarakat umum terutama ibu, tentang perubahan anatomi dan adaptasi fisiologi pada ibu hamil trimester I, II, dan III yaitu Perubahan Berat Badan dan Indek Masa Tubuh, Darah dan Pembekuan Darah, Serta Persyarafan.
2. Sebagai bahan pembelajaran bagi mahasiswa kebidanan atau mahasiswa lainnya.

BAB II
TINJAUAN TEORI

Pada ibu hamil, perubahan anatomi dan adaptasi fisiologis pada tubuh berkembang sesuai tahap usia kehamilannya. Mulai dari trimester I, sampai trimester III kehamilan. Perubahan-peruabahan tersebut diantaranya adalah sebagai berikut :

2.1       BERAT BADAN DAN INDEK MASA TUBUH
Peningkatan berat badan optimal untuk rata-rata kehamilan adalah 12,5 kg, 9 kg diperoleh pada 20 minggu terakhir. Berat badan yang optimal ini berkaitan dengan resiko kompilkasi terendah selama kehamilan dan persalinan serta berat badan bayi lahir rendah.
Banyak faktor yang mempengaruhi peningkatan berat badan. Tingkat edema,laju metabolik, asupan diet, muntah atau diare, merokok, jumlah cairan amniotik  dan ukuran janin, semuanya harus diperhitungan.  Usia maternal, ukuran tubuh prekehamilan, paratis, ras-etenisitas, hipertensi, dan diabetes juga mempengaruhi pola peningkatan berat badan maternal.
Peningkatan berat badan yang tepat  bagi setiap ibu hamil saat ini didasarkan pada indeks masa tubuh prekehamilan (body mass index) yang mengambarkan perbandingan berat badannya lebih sedikit  daripada ibu yang memasuki kehamilan dengan berat badan sehat.

2.1.1           Trimester I
Seorang wanita yang sedang hamil sudah mengalami penambahan berat badan, namun penambahan tersebut masih tergolong rendah, kira-kira 1-2 kg. karena pada masa ini saat dimana otak, alat kelamin, dan panca indra janin sedang dibentuk.
2.1.2           Trimester II
Seorang wanita hamil akan mengalami kenaikan berat badan yang lebih banyak dibandingkan pada saat trimester I, karena pada trimester II ini pertumbuhan janin juga semakin besar. Dan sebagian besar penambahan berat badan selama masa kehamilan berasal dari uterus dan isi-isinya. Pada trimester II ini seorang wanita yang sedang hamil akan mengalami penambahan berat badan kira – kira 0,35 – 0,4kg per minggu. Kenaikan berat badan yang baik memang secara bertahap dan kontinyu. Bisa jadi catatan bahwa adanya penambahan berat badan yang berlebih dan secara cepat bisa jadi indikasi awal keracunan kehanilan atau diabetes.
2.1.3           Trimester III
Terjadi kenaikan berat badan sekitar 5,5 kg, penambahan BB dari mulai awal kehamilan sampai akhir kehamilan adalah 11 – 12 kg

Kemungkinan penambahan BB hingga maksimal 12,5 kg adalah :
Jaringan dan Cairan
Berat badan (kg)
Janin
Plasenta
Cairan amnion
Peningkatan berat uterus
Peningkatan berat payudara
Peningkatan volume darah
Cairan ekstra seluler
Lemak
3-4
0,6
0,8
0,9
0,4
1,5
1,4
3,5
Total
12,5 kg

Rumus berat badan ideal untuk ibu hamil yaitu sebagai berikut :
BBIH  adalah  Berat Badan Ideal Ibu Hamil yang akan dicari.
BBI = ( TB – 110) jika TB diatas 160 cm
     (TB – 105 ) jika TB dibawah 160 cm.
Berat badan ideal ini merupakan pengembangan dari (TB-100) oleh Broca untuk orang Eropa dan disesuaikan olehKatsura untuk orang Indonesia.



UH  adalah  Umur kehamilan dalam minggu,
·         Diambil perminggu agar kontrol faktor resiko penambahan berat badan dapat dengan dini diketahui
·          0.35  adalah Tambahan berat badan kg per minggunya 350-400 gram diambil nilai terendah 350 gram atau 0.35 kg
·         Dasarnya  diambil nilai terendah adalah penambahan berat badan lebih ditekankan pada kualitas (mutu) bukan pada kuantitas (banyaknya).

Berikut ini contoh menghitung berat badan ideal ibu hamil, ada tiga contoh. Yaitu:
1.      Contoh PERTAMA
Berat Badan Ideal jika Berat Badan Nyata = Berat Badan Idea
Diketahui     : Seorang ibu dengan TB = 162 cm, BB sebelum hamil 53 kg, umur kehamilan 30 minggu.
Ditanya       : Berapa BBI Ibu hamil tersebut ?
Di jawab     :
BBI sebelum hamil = 162 -110 = 52 kg (dikurangi 110 karena TB > 160 cm
BBI Hamil = 52+ (30 x 0.35) = 52 + 10.5 kg = 62,5 kg

Jadi berat badan ideal ibu hamil tersebut adalah 62,5 kg atau ada tambahan sebesar 9.5 kg dari berat badan sebelum hamil.
2.      Contoh KEDUA
Diketahui     : Berat Badan Ideal jika Berat Badan Nyata 10 % > Berat Badan Ideal
                     Seorang ibu dengan TB = 162 cm, BB sebelum hamil 57 kg, umur kehamilan 30 minggu.
Ditanya       : Berapa BBI Ibu hamil tersebut ?
Di jawab     :
BBI sebelum hamil = 162 -110 = 52 kg (dikurangi 110 karena TB > 160 cm
BBI Hamil = 52+ (30 x 0.35) = 52 + 10.5 kg = 62,5 kg
Jadi berat badan ideal ibu hamil tersebut adalah 62,5 kg atau ada tambahan sebesar 5.5 kg atau (62,5 – 57) dari berat badan sebelum hamil.

3.      Contoh KETIGA
Diketahui     : Berat Badan Ideal jika Berat Badan Nyata 10% < Berat Badan Ideal
                     Seorang ibu dengan TB = 162 cm, BB sebelum hamil 47 kg, umur kehamilan 30 minggu.
Di Tanya     : Berapa BBI Ibu hamil tersebut ?
Di jawab     :
BBI sebelum hamil = 162 -110 = 52 kg (dikurangi 110 karena TB > 160 cm
BBI Hamil = 52+ (30 x 0.35) = 52 + 10.5 kg = 62,5 kg
Jadi berat badan ideal ibu hamil tersebut adalah 62,5 kg atau ada tambahan sebesar 15.5 kg atau (62,5 – 47) dari berat badan sebelum hamil.

Penghitungan berat badan berdasarkan indeks massa tubuh :
IMT          =          BB² / TB
           
Dimana     IMT = Indeks masa tubuh
                 BB   = Berat badan (kg)
                 TB   =  Tinggi badan (m)
Contoh :
Diketahui : BB : 50 kg
     Tb : 160 kg
Ditanya : IMT ?
Di jawab : IMT = 50/(160/100)2 = 50/2,56 = 19,53  



KATEGORI
IMT
REKOMENDASI
Rendah
<19,8
12,5 – 18
Normal
19,8 – 26
11,5 – 16
Tinggi
26 – 29
7 - 11,5
Obesitas
>29
≥ 7
Gemeli

16 – 20,5

2.2       DARAH DAN PEMBEKUAN DARAH
Darah mengangkut oksigen, karbondioksida, nutrisi dan hasil metabolisme ke seluruh tubuh. Selain itu darah juga berfungsi sebagai alat keseimbangan asam basa, perlindungan dari infeksi, dan merupakan pemelihara suhu tubuh.
Darah terdiri dua komponen yaitu plasma (55%) dan sel-sel darah (45%). Plasma mengandung air, protein plasma, dan elektrolit. Sel-sel darah terdiri dari eritrosit (99%), leukosit dan trombosit.
Volume darah merupakan kombinasi dari volume plasma dan volume sel darah merah. Peningkatan volume darah selama kehamilan berkisar 30-50% dan bahkan bisa lebih pada kehamilan ganda. Peningkatan volume darah berhubungan dengan peningkatan CO mulai kehamilan 6 minggu. Peningkatan volume darah juga berhubungan dengan mekanisme hormonal.
Peningkatan volume plasma yaitu sekitar 50%, hal ini dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan metabolisme ibu dan janin. Peningkatan ini erat hubungannya dengan berat badan bayi. Ibu dengan kehamilan ganda akan mengalami peningkatan volume plasma yang lebih besar daripada ibu dengan kehamilan biasa.

Volume plasma meningkat pada minggu ke-6 kehamilan Sehingga terjadi pengenceran darah ( hemodilusi ) dengan puncaknya pada umur kehamilan 32 – 34 mg. Serum darah (volume darah) bertambah 25 – 30 % dan sel darah bertambah 20 %. Massa sel darah merah terus naik sepanjang kehamilan. Hemotokrit meningkat dari TM I – TM III.

Peredaran darah dipengaruhi oleh faktor :
  1. Meningkatnya kebutuhan sirkulasi darah sehingga dapat memenuhi kebutuhan perkembangan dan pertumbuhan dalam rahim.
  2. Terjadi hubungan langsung antara arteri & vena pada sirkulasi retro – plasenter.
  3. Pengaruh Hormon Progesteron dan estrogen.
  4. Volume darah : Meningkat, jumlah serum lebih besar dari pertambahan sel darah, sehingga terjadi pengenceran darah ( haemodilusi ).
  5. Sel darah
Sel darah meningkat 20 %, Protein darah dalam bentuk albumin dan gammaglobulin menurun pada TM I.

Sel Darah Putih
Jumlah “Peripheral WBC” makin meningkat dengan cepat selama kehamilan. Selama trimester pertama rata-rata jumlah “WBC” adalah sekitar 9500/mm3  meningkat menjadi rata-rata 20-30.000/ mm3 pada saat ”at term”. Jumlah ini menurun dengan cepat setelah persalinan dan kembali ke kadar sebelum hamil pada akhir minggu pertama pasca persalinan. Adanya hemodilusi maka LED sangat meningkat ( 4 x dari angka normal )

Pembekuan/Koagulasi
Perubahan pada kadar fibrinogen, faktor-faktor pembekuan dan pleteles selama kehamilan berakibat pada peningkatan kapasitas untuk pembekuan, dengan akibat peningkatan risiko terjadinya DIC (Disseminated Intravascular Coagulation) seperti yang terjadi pada komplikasi-komplikasi antara lain molahidatidosa dan abrupsiv plasenta/solusio plasenta.



2.3       SISTEM PERSYARAFAN
Perubahan fisiologis spesifik akibat kehamilan dapat terjadi timbulnya gejala neurologis dan neuromuskular berikut:
·        Kompresi syaraf panggul atau statis vaskular akibat pembesaran uterus dapat menyebabkan perubahan sensori di tungkai bawah.
·        Lordosis dorsolumbal dapat menyebabkan nyeri akibat tarikan pada syaraf atau kompresi akar syaraf.
·        Edema yang melibatkan syaraf perifer dapat menyebabkan carpal tunned syndrome selama trimester akhir kehamilan.
·        Akroestesia (rasa gatal di tangan) yang timbul akibat posisi tubuh yang membungkuk berkaitan dengan tarikan pada segmen fleksus barkialis.
·        Nyeri kepala akibat ketegangan umum timbul saat ibu merasa cemas dan tidak pasti tentang kehamilannya. Nyeri kepala dapat juga dihubungkan dengan gangguan penglihatan, seperti kesalahan refraksi, sinusitis atau migran
·        Nyeri kepala ringan, rasa ingin pingsan dan bahkan pingsan (sinkop) sering terjadi pada awal kehamilan. Ketidakstabilan vasomotor hipotensi postural atau hipoglikemi mungkin keadaaan yang bertanggung jawab atas keadaan ini.
·        Hipokalsemia dapat menyebabkan timbulnya masalah neuromuscular, seperti kram otot atau tetani
         saraf pelvik yang menekan / vasculas tetap disebabkan oleh perbesaran uterus yang merupakan hasil perubahan sensori pada kaki.
         pembengkakan melibat kan saraf pherifera  gejala lubang antara persendian sampai lengan & tangan selama 3 mgg terakhir kehamilan. Pembengkakan yang menekan saraf median dibawah ligmen persendian antara lengan & tangan
         gelaja pharethesia ( terbakar / gatal karna kekacauan sistem saraf sensori ) & rasa sakit pada tangan yang menyebar sampai siku. tangan yang dominan biasa nya berpengaruh.
         acroesthesia ( kaku & gatal pada tangan ) di sebabkan oleh stoop-snouldered sikap menerima oleh beberapa wanita selama kehamilan pada kondisi ini dihunbungkan dengan penarikan pada segmen dari brachial plexus yaitu nervus plexus yang berasal dari percabangan ventral empat nervus spinalis servikalis terakhir dengan nervus spinalis torakalis pertama , memecah menjadi beberapa nervus utama bahu , dada & lengan
         tekanan sakait kepala datang bersama kecemasan, sinusitis,
         kunang2 , letih , lesu , dan pingsan adalah umum terjadi selama kehamilan
         hypocalcemia ( penurunan kalsium darah yang kurang dari normal ) dekarenakan persyarafan otot seperti kejang otot / tetanus
Beberapa hal yang dirasakan ibu hamil diantaranya :
         Pusing dan kunang-kunang
Pusing dan perasaan seperti melihat kunang-kunang disebabkan oleh hipotensi supine syndrome (vena cava sindrom). Hal ini terjadi karena ketidakstabilan vasomotor dan hipotensi postural khususnya setelah duduk atau berdiri dengan periode yang lama. Hipotensi postural bisa jadi karena kekurangan volume darah sementara.
         Meralgia Paresthetica (kesakitan, mati rasa, berkeringat, terasa gatal di daerah paha), bisa disebabkan oleh tekanan uterus pada saraf kutan lateral femoral.
         Sindrom Karpel Tunel
Sindrom ini bisa menimbulkan perasaan terbakar, gatal dan sakit di tangan (biasanya di jempol dan 3 jari pertama) sakitnya bisa sampai ke pergelangan tangan, naik ke lengan bagian bawah, dan kadang-kadang sampai ke pundak, leher dan dada.
Sindrom ini menyebabkan luka pada pergelangan tangan sehingga menyebabkan inflamasi dan penyempitan di saraf tengah yang menjalar ke telapak tangan.
         Kejang kaki mendadak
Biasanya terjadi dengan menarik kontraksi otot betis secara berulang. Hal ini terjadi karena ibu sedang istirahat atau bangun tidur. Kejang ini dikarenakan rendahnya serum ion kalsium dan meningkatnya fosfat atau ketidakcukupan intake kalsium. Ketika itu terjadi seharusnya ibu melenturkan atau meluruskan kaki atau berdiri. Ibu tidak dianjurkan untuk memijat kakinya karena mungkin saja rasa  sakit itu berasal dari tromboplebitis.


BAB III
PENUTUP

A.     Kesimpulan
Pada setiap kehamilan akan terjadi perubahan-perubahan anatomi sesuai tingkat usia kehamilan ibu hamil tersebut. Perubahan tersebut dimulai pada trimester awal sampai trimester terakhir.
Perubahan-perubahan anatomi yang terjadi pada ibu hamil diantaranya meliputi Berat Badan da Indek Masa Tubuh, Darah da Pembekuan Darah, dan Sistem Persyarafan yang berkembang sesuai dengan kondisi janin yang ada di kandungan ibu.
a.       Pada Berat Badan dan Indek Masa Tubuh
Peningkatan berat badan optimal untuk rata-rata kehamilan adalah 12,5 kg, 9 kg diperoleh pada 20 minggu terakhir. Berat badan yang optimal ini berkaitan dengan resiko kompilkasi terendah selama kehamilan dan persalinan serta berat badan bayi lahir rendah. Penambahan berat badan dari awal kehamilan sampai akhir kehamilan adalah 6,5 – 16 kg.
b.      Darah dan Pembekuan Darah
Peningkatan volume darah selama kehamilan berkisar 30-50% dan bahkan bisa lebih pada kehamilan ganda. Peningkatan volume darah berhubungan dengan peningkatan CO mulai kehamilan 6 minggu. Peningkatan volume darah juga berhubungan dengan mekanisme hormonal.
Peningkatan volume plasma yaitu sekitar 50%, hal ini dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan metabolisme ibu dan janin. Peningkatan ini erat hubungannya dengan berat badan bayi. Ibu dengan kehamilan ganda akan mengalami peningkatan volume plasma yang lebih besar daripada ibu dengan kehamilan biasa.
c.       Sistem Persyarafan
Hanya sedikit yang diketahui tentang perubahan fungsi system neurology selama masa hamil, selain perubahan-perubahan neurohormonal hipotalamik-hipofisis.

B.     Saran
Demikian makalah ini kami susun, semoga dengan membaca makalah ini dapat dijadikan pedoman kita dalam melangkah dan bisa menjaga akhlak terhadap diri sendiri. Apabila ada kekurangan dalam penulisan makalah ini, kami mohon maaf yang setulus-tulusnya.



DAFTAR PUSTAKA

Kusmiyati Yuni, SST, dkk. 2009. Perawatan Ibu Hamil, Edisi 3. Yogyakarta. Fitramaya

Rochmiaty Ummy, 2012, Perubahan Anatomi dan Adaptasi Fisiologi pada Ibu Hamil, Ilmu Kebidanan Untuk Semua, http://ummyhannie.blogspot.com/2012/12/pokok-pembahasan-1.html [ diakses pada ( 27 Maret 2013)]


Ratna Dewi, 2013, perubahan anatomis dan fisiologos wanita hamil pada trimester 123 metabolisme dan bb imt, dewi ndud, http://dewindudd.blogspot.com/2013/02/perubahan-anatomis-dan-fisiologos_1243.html [ diakses pada ( 27 Maret 2013)]


Allamanda Nadia , 2012, "CATATAN KULIAH"..Perubahan Anatomi dan Adaptasi Fisiologi Ibu Hamil Trimester I, II dan III, Nadia Allamanda's Blog, http://nadpurple.blogspot.com/2012/03/catatan-kuliahperubahan-anatomi-dan.html [ diakses pada ( 27 Maret 2013)]


Suandari Fanny , 2010, PERUBAHAN ANATOMI DAN ADAPTASI FISIOLOGIS PADA IBU HAMIL TRIMESTER II, funny's suandari, http://fannyvoice.blogspot.com/2010/06/perubahan-anatomi-dan-adaptasi.html [ diakses pada ( 27 Maret 2013)]


Wulandhari Anggraini, 2012, Perubahan Anatomi dan Adaptasi Fisiologis Pada Ibu Hamil, wulan_woe,  http://wulanwoe.blogspot.com/2012/02/perubahan-anatomi-dan-adaptasi.html [ diakses pada ( 27 Maret 2013)]


Sukma Jayanti, 2011, Makalah Perubahan Anatomi Dan Adaptasi Fisiologi Pada Ibu Hamil Trimester I, Ii, Dan Iii, Anakku Ubay :),   http://amazingbiges.blogspot.com/2011/05/perubahan-anatomi-dan-adaptasi.html [ diakses pada ( 27 Maret 2013)]



 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar